<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kusumawardani's Weblog</title>
	<atom:link href="http://kusumawardani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kusumawardani.wordpress.com</link>
	<description>it's nice to be important..but it's important to be nice</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2009 01:06:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kusumawardani.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kusumawardani's Weblog</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kusumawardani.wordpress.com/osd.xml" title="Kusumawardani&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kusumawardani.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Allah Itu Dekat&#8230;.</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/11/02/allah-itu-dekat/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/11/02/allah-itu-dekat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 01:06:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Today's Word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap diri-Ku&#8221; Aku bersamanya ketika dia berzikir (mengingat atau menyebut-Ku). Jika berdzikir di dalam hatinya, maka Aku mengingatnya di dalam hati-Ku. Jika dia mengingat-Ku dalam suatu jamaah, maka Aku akan mengingatnya dalam jamaah yang lebih baik dari jamaahnya (di dunia). Jika dia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=29&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;margin:8pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">&#8220;Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap diri-Ku&#8221; </span></p>
<p style="text-align:center;margin:8pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"> Aku bersamanya ketika dia berzikir (mengingat atau menyebut-Ku). </span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jika berdzikir di dalam hatinya, maka Aku mengingatnya di dalam hati-Ku. </span></p>
<p style="text-align:center;margin:8pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jika dia mengingat-Ku dalam suatu jamaah, maka Aku akan mengingatnya </span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">dalam jamaah yang lebih baik dari jamaahnya (di dunia). </span></p>
<p style="text-align:center;margin:8pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jika dia mendekat kepada-Ku sejengkal, </span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">maka Aku akan mendekatinya sehasta. </span></p>
<p style="text-align:center;margin:8pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jika dia mendekat pada-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya selengan </span></p>
<p style="text-align:center;margin:8pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jika dia mendekati-Ku dengan berjalan, maka Aku akan </span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">mendekatinya dengan berlari&#8221;</span></p>
<p style="margin-bottom:8pt;margin-left:8pt;margin-right:8pt;">
<p style="margin-bottom:8pt;margin-left:8pt;margin-right:8pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">jangan pernah merasa sendiri, karena Allah itu dekat&#8230;..^-^</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=29&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/11/02/allah-itu-dekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebahagiaan</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/04/29/kebahagiaan/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/04/29/kebahagiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 00:44:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/2009/04/29/kebahagiaan/</guid>
		<description><![CDATA[Manakah yang paling penting antara Kuantitas dan Kualitas? Dalam banyak hal keduanya diharapkan dalam porsi yang sama dan seimbang. Tapi dalam perjalanan kehidupan sangat sering kita dihadapkan pada fakta bahwa kita harus memilih dari antara keduanya. Joe dan Angela bertemu secara tak sengaja di sebuah karnaval tahunan yang diadakan setiap liburan musim panas dikota tempat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=65&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manakah yang paling penting antara Kuantitas dan Kualitas? Dalam banyak hal keduanya diharapkan dalam porsi yang sama dan seimbang. Tapi dalam perjalanan kehidupan sangat sering kita dihadapkan pada fakta bahwa kita harus memilih dari antara keduanya.</p>
<p>Joe dan Angela bertemu secara tak sengaja di sebuah karnaval tahunan yang diadakan setiap liburan musim panas dikota tempat kelahiran Angela. Perkenalan yang berlanjut pada temu makan malam dan kebersamaan yang penuh tawa dan bahagia seakan segalanya akan berlangsung selamanya. Banyak hal yang mereka alami dalam kebersamaan mereka. Hal-hal indah yang menyatukan hati dan pandangan mereka.</p>
<p>Dua hari sebelum liburan musim panas berakhir Angela jatuh sakit. Dokter memberikan memberikan obat penghilang rasa sakit karena tak ada lagi yang dapat dilakukan untuk memerangi kanker yang menggerogoti Angela dari dalam. Satu hal yang tak diketahui Joe bahwa itu adalah liburan musim panas terakhir bagi Angela sebelum batas waktu secara medis itu tiba.</p>
<p><span id="more-65"></span>
<p>Malam itu adalah malam terakhir liburan musim panas dan malam terakhir bagi Angela. Angela terbaring ditempat tidurnya yang serba putih dengan tangan yang menggenggam lembut tangan Joe. Tak ada airmata antara mereka karena senyum yang memiliki waktu mereka. Tatapan mata saja sudah cukup bagi mereka untuk berbagi cerita tentang apa yang ada dihati mereka masing-masing.</p>
<p>Lirih Joe berkata, &#8220;Mengapa kebersamaan ini tak abadi?&#8221; Dengan senyum manis Angela berkata, &#8220;Jangan melihat seberapa lama kebersamaan kita namun ingatlah tentang kebersamaan kita. Walau hanya sesaat namun itu adalah saat terbaik yang pernah aku miliki dalam hidupku. Bukan berapa lama kita bersama tapi keindahan dan kebahagian bersamamu adalah harta karun bagiku. Walau hanya sesaat bersamamu namun itulah kebahagiaan terindah seumur hidupku&#8221;.</p>
<p>Mengukur kebahagian bukan dari berapa lama kita menikmati kebahagian itu. Mengukur cinta bukan berapa lama kita menjalani waktu percintaan dengan orang yang kita cintai.</p>
<p>Kita takkan pernah lupa akan keindahan bunga yang mekar dimusim semi namun adakah bunga itu tetap dapat kita lihat sekarang? Atau pernahkah kita lupa pada keindahan kemilau embun pagi kala matahari pagi bersinar padahal ia sirna saat matahari meninggi?</p>
<p>Kebahagiaan sejati tak datang dari berapa lama sesuatu itu berjalan namun lebih kepada berapa berartinya waktu itu dijalani. Mungkin hanya sesaat seperti pendeknya waktu mekarnya bunga. Mungkin hanya sekejap seperti kehadiran embun yang cemerlangi pagi. Namun jika itu memberi arti di hati maka itu akan abadi.</p>
<p>Mencintailah dengan sepenuh hati saat ini karena mungkin besok kau takkan bisa bersama lagi dengan orang yang kau cintai. Mungkin tiada yang abadi namun cinta dan kenangannya adalah abadi.</p>
<p>Seperti kata mereka &#8220;Live your life to the fullest&#8221;, jadi mengapa tidak &#8220;Loving your love to the fullest as there will be no tomorrow&#8221;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=65&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/04/29/kebahagiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kehidupan Itu Seperti Bawang Bombay</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/04/02/kehidupan-itu-seperti-bawang-bombay/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/04/02/kehidupan-itu-seperti-bawang-bombay/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 00:59:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kado bagi yang telah menikah: Semoga mensyukuri kehidupan pernikahan Menjelang istirahat suatu kursus pelatihan, sang pengajar mengajak para peserta untuk melakukan suatu permainan. &#8220;Siapakah orang yang paling penting dalam hidup Anda?&#8221; Pengajar meminta bantuan seorang peserta maju ke depan kelas. ” Silakan tulis 20 nama yang paling dekat dengan kehidupan Anda saat ini”. Peserta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=61&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah kado bagi yang telah menikah:<br />
Semoga mensyukuri kehidupan pernikahan</p>
<p>Menjelang istirahat suatu kursus pelatihan, sang pengajar mengajak para peserta untuk melakukan suatu permainan. &#8220;Siapakah orang yang paling penting dalam hidup Anda?&#8221;</p>
<p>Pengajar meminta bantuan seorang peserta maju ke depan kelas. ” Silakan tulis 20 nama yang paling dekat dengan kehidupan Anda saat ini”. Peserta perempuan itu pun menuliskan 20 nama di papan tulis. Ada nama tetangga, teman sekantor, saudara, orang-orang terkasih dan lainnya.</p>
<p>Kemudian pengajar itu menyilakan memilih, dengan mencoret satu nama yang dianggap tidak penting. Lalu siswi itu mencoret satu nama, tetangganya. Selanjutnya pengajar itu menyilakan lagi siswinya mencoret satu nama yang tersisa, dan siswi itu pun melakukannya, sekarang ia mencoret nama teman sekantornya. Begitu seterusnya.</p>
<p>Sampai pada akhirnya di papan tulis hanya tersisa 3 nama. Nama orang tuanya, nama suami serta nama anaknya.</p>
<p>Di dalam kelas tiba-tiba terasa begitu sunyi. <span id="more-61"></span><br />
Semua peserta pelatihan mengalihkan pandangan ke pengajar. Menebak-nebak apa yang selanjutnya akan dikatakan oleh pengajar itu. Ataukah, selesai sudah tak ada lagi yang harus di pilih.</p>
<p>Namun dikeheningan kelas sang pengajar berkata :</p>
<p>“Coret satu lagi !!”</p>
<p>Dengan perlahan dan agak ragu siswi itu mengambil spidol dan mencoret satu nama. Nama orang tuanya.</p>
<p>“Silakan coret satu lagi !”</p>
<p>Tampak siswi itu larut dalam permainan ini. Ia gelisah. Ia mengangkat spidolnya tinggi &#8211; tinggi dan mencoret nama yang teratas dia tulis sebelumnya. Nama anaknya.</p>
<p>Seketika itupun pecah isak tangis di kelas. Setelah suasana sedikit tenang, pengajar itu lalu bertanya :</p>
<p>“Orang terkasih Anda bukan orang tua dan anak Anda? Orang tua yang melahirkan dan membesarkan Anda. Anda yang melahirkan anak. Sedang suami bisa dicari lagi. Mengapa Anda memilih sosok suami sebagai orang yang paling penting dan sulit dipisahkan?”</p>
<p>Semua mata tertuju pada siswi yang masih berada di depan kelas. Menunggu apa yang hendak dikatakannya.</p>
<p>”Waktu akan berlalu, orang tua akan pergi meninggalkan saya. Anakpun demikian. Jika ia telah dewasa dan menikah, ia akan meninggalkan saya juga. Yang benar-benar bisa menemani saya dalam hidup ini hanyalah suami saya”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=61&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2009/04/02/kehidupan-itu-seperti-bawang-bombay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kopi Asin</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/12/22/kopi-asin/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/12/22/kopi-asin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 09:23:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Today's Word]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/2008/12/22/kopi-asin/</guid>
		<description><![CDATA[Laki-laki itu datang ke sebuah pesta, meskipun penampilannya tidak jauh berbeda dengan laki-laki lain yang datang. Namun kelihatannya tidak seorangpun tertarik padanya, ia lalu memperhatikan seorang gadis yang dari tadi dikelilingi banyak orang. Di akhir pesta itu ia memberanikan diri mengundang gadis itu untuk menemaninya minum kopi. Karena kelihatannya laki-laki itu menunjukkan sikap yang sopan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=57&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Laki-laki itu datang ke sebuah pesta, meskipun penampilannya tidak jauh berbeda dengan laki-laki lain yang datang. Namun kelihatannya tidak seorangpun tertarik padanya, ia lalu memperhatikan seorang gadis yang dari tadi dikelilingi banyak orang. Di akhir pesta itu ia memberanikan diri mengundang gadis itu untuk menemaninya minum kopi.</p>
<p>Karena kelihatannya laki-laki itu menunjukkan sikap yang sopan, gadis itu pun memenuhi undangannya. Mereka berdua kini duduk di sebuah warung kopi. Warung kopi yang enak&#8230;</p>
<p>Begitu gugupnya laki-laki itu sehingga ia tidak tahu bagaimana memulai sebuah percakapan. Tiba-tiba ia berkata kepada pelayan ”Dapatkah engkau memberiku sedikit garam untuk kopiku”. Dan seketika orang yang berada disekitarnya memandang keheranan. Wajahnya merah seketika, tetapi ia tetap memasukkan garam itu ke dalam kopinya lalu meminumnya&#8230;..<span id="more-57"></span></p>
<p>Penuh rasa ingin tahu gadis yang duduk dihadapannya bertanya ”Bagaimana kau bisa mempunyai hoi yang aneh ini?”. Dan laki-laki itupun menjawab ”Ketika aku masih kecil, aku hidup dekat laut. Aku suka bermain-main di laut. Jadi aku tahu rasanya air laut, asin seperti rasa kopi asin ini. Sekarang setiap kali aku minum kopi asin ini aku terkenang akan masa kecilku, tentang kampung halamanku. Aku merindukan kampung halamanku, aku merindukan orang tuaku yang tetap hidup di sana”. Ia mengatakan itu sambil bercucuran air mata. Kelihatannya ia sangat tersentuh.</p>
<p>Gadis itu berfikir, apa yang diceritakan laki-laki tersebut adalah ungkapan isi hati yang terdalam.</p>
<p>Orang yang mau menceritakan kerinduan akan rumahnya adalah orang yang setia. Peduli akan rumah dan bertanggung jawab terhadap seisi rumahnya. Maka gadis itupun mulai bercerita tentang kampung halamannya yang jauh, masa kecilnya dan keluarganya.</p>
<p>Singkat cerita mereka pun berteman dekat dan gadis itu menemukan semua yang ia inginkan dalam diri laki-laki tersebut. Laki-laki itu begitu toleransi, baik hati, hangat dan penuh perhatian. Ia adalah laki-laki yang sangat baik. Sehingga ia selalu merindukannya. Kemudian ia pun menikah dan hidup bahagia.</p>
<p>Kini gadis setiap kali membuatkan kopi asin untuk suaminya. Ia tahu suaminya sangat suka kopi asin. Sesudah 40 tahun menikah suaminya meninggal. Ia meninggalkan surat kepada istrinya.</p>
<p>”Sayangku, maafkan aku. Maafkan kebohonganku selama hidup. Inilah satu-satunya kebohonganku kepadamu yaitu tetang kopi asin. Ingatkah engkau pertama kali bertemu dan berpacaran. Saat itu aku begitu gugup untuk memulai pecakapan kita. Karena kegugupanku, aku akhirnya meminta garam padahal yang aku maksud adalah gula. Selama hidupku banyak sekali aku mencoba mengatakan pada hal yang sebenarnya. Sebagaimana aku telah berjanji, aku tidak akan pernah berbohong kepadamu untuk apapun juga. Tetapi aku tidak sanggup mengatakannya. Kini aku sudah mati. Aku tidak takut lagi, maka aku memutuskan untuk mengatakan kebenaran ini kepadamu bahwa aku tidak suka kopi asin, rasanya aneh dan tidak enak. Selama hidupku aku baru meminum kopi asin sejak aku mengenalmu.</p>
<p>Meski begitu aku tidak pernah menyesal untuk apapun yang aku lakukan untukmu. Memiliki engkau merupakan kebahagian terbesar yang pernah aku miliki selama hidupku. Jika aku dapat hidup untuk kedua kalinya, aku tetap ingin mengenalmu dan memilikimu selamanya meskipun aku harus meminum kopi asin lagi.</p>
<p>Air mata wanita itu membasahi surat yang dibacanya. Suatu hari seseorang bertanya kepadanya, bagaimana rasanya kopi asin itu? Dan ia menjawab sangat enak.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>&#8220;Kita selalu berfikir bahwa kita sudah mengenal pasangan kita lebih dari orang lain mengenal mereka. Tapi mungkin saja ada hal-hal tertentu yang tidak ketahui. Dimana pasangan kita telah rela meminum kopi asin dengan membuang ego, kesombongan, kesenangan dan hobinya untuk menjaga keharmonisan hubungan kita dengan dia.</p>
<p>Begitulah caranya mengasihi dan mencintai. Bukan menuntut, tetapi berkorban. Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri tetapi kepentingan orang lain juga diperhatikan. Membuang kebencian dan mengasihi lebih lagi. Menyebabkan rasa garam lebih enak dari rasa gula&#8221;.</p>
<p>from: isiesta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=57&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/12/22/kopi-asin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhir tahun&#8230;</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/12/17/akhir-tahun/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/12/17/akhir-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 04:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[cUap cUap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[“BT nih tih harus kejar target performance, maklum akhir tahun”….. “duh capek, akhir tahun banyak kerjaan”…. Gak sedikit orang yang mengeluh menjelang akhir tahun, banyak  yang dikejar kerjaan, belum lagi yang biasa ngurusin masalah keuangan harus bikin laporan keuangan, penggunaan anggaran dari awal sampai akhir tahun. Suasana kerja agak sedikit “hectic” begitupun dengan orang-orangnya yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=46&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">“BT nih tih harus kejar target performance, maklum akhir tahun”…..</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">“duh capek, akhir tahun banyak kerjaan”….</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Gak sedikit orang yang mengeluh menjelang akhir tahun, banyak  yang dikejar kerjaan, belum lagi yang biasa ngurusin masalah keuangan harus bikin laporan keuangan, penggunaan anggaran dari awal sampai akhir tahun. Suasana kerja agak sedikit “hectic” begitupun dengan orang-orangnya yang “hmmm….hmmm, sedikit2 terbawa emosi”. Baik di swasta maupun instansi pemerintah pun sama saja bedanya kalo diswasta biasanya suka dapet “bonus akhir tahun”….klo di pemerintahan gak ada.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Tapi haruskah kejadian2 tersebut (dikejar deadline, suasana tegang, orang2 penuh dgn emosi) slalu terjadi di akhir tahun? hmmmm…. sbenernya tidak sih, kalo perencanaan nya bagus dan didukung oleh komitmen dari masing2 anggota tim maka kegiatan atau program kerja akan terlaksana dengan baik dan insyaAllah hasilnya pun optimal, bedakan klo kita ngerjain sesuatu dadakan pasti hasilnya tidak terlalu sempurna. Intinya jangan ngerjain kerjaan pas deket2 deadline, <strong>menunda pekerjaan sama dengan menumpuk penderitaan…</strong>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Trus trik menghadapi orang-orang yang lagi emosi atau yang biasanya dia ramah trus brubah jadi tidak ramah … yah disabarin ajah, jangan<span> </span>mudah tersinggung, qta harus siap menghadapi orang<span> </span>dalam kondisi apapun …hadapi dengan senyuman n tetep positive thinking. Cheers up girl&#8230;^-^</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=46&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/12/17/akhir-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Engkau Alami Selama Ini&#8230;</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/10/10/yang-engkau-alami-selama-ini/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/10/10/yang-engkau-alami-selama-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 01:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Today's Word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Hal yang sangat menyedihkan adalah saat kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu. Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya. Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya. Hal yang sangat menyakitkan adalah saat kau mengirimkan e-mail pada temanmu, dia menghapus tanpa membacanya. Saat kau membutuhkan jawaban dari e-mailmu, dia tidak menjawab dan mengacuhkannya. Saat bertemu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=41&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="parBody"><span style="font-size:11px;">Hal yang sangat menyedihkan adalah saat kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu. Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya. Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya.</p>
<p>Hal yang sangat menyakitkan adalah saat kau mengirimkan e-mail pada temanmu, dia menghapus tanpa membacanya. Saat kau membutuhkan jawaban dari e-mailmu, dia tidak menjawab dan mengacuhkannya. Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu. Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak mencintamu. Saat dia yang kau sayangi tiba-tiba memutuskan hubungannya denganmu.</p>
<p>Hal yang sangat mengecewakan adalah kau dibutuhkan hanya pada saat dia dalam kesulitan. Saat kau bersikap ramah, dia terkadang bersikap sinis padamu. Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu.</p>
<p>Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu. Sebenarnya hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu.</p>
<p>Saat temanmu berdusta padamu atau tidak menepati janjinya padamu atau dia tidak menghargai perhatian yang kau berikan. Sebenarnya dia telah mengajarimu agar kau tidak berprilaku seperti dia.<br />
<span id="more-41"></span><br />
Saat temanmu menghapus e-mail yang kau kirim sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura2 tidak melihatmu. Sebenarnya dia telah mengajarkanmu agar tidak berprasangka buruk dan selalu berpikiran positif bahwa mungkin saja dia pernah membaca e-mail yang kau kirim, atau mungkin saja dia tidak melihatmu.</p>
<p>Dan saat dia tidak menjawab e-mailmu, sebenarnya dia telah mengajarkanmu untuk menjawab e-mail temanmu yang membutuhkan jawaban walaupun kau sedang sibuk dan jika kau tidak bisa menjawabnya katakan kalau kau belum bisa menjawabnya jangan biarkan e-mailnya tanpa jawaban karena mungkin dia sedang menunggu jawabanmu.</p>
<p>Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba2 memutuskan hubungannya denganmu sebenarnya. Dia sedang mengajarimu untuk menerima rencanaNya.</p>
<p>Saat kau bersikap ramah tapi dia terkadang bersikap sinis padamu, sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk selalu bersikap ramah pada siapapun.</p>
<p>Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu. Sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk menjadi seorang teman yang bisa diajak berbagi cerita, mau mendengarkan keluhan temanmu dan membantunya.</p>
<p>Bila kau dibutuhkan hanya pada saat dia sedang dalam kesulitan, sebenarnya juga telah mengajarimu untuk menjadi orang yang arif dan santun, kau telah membantunya saat dia dalam kesulitan.</p>
<p>Begitu banyak hal yang tidak menyenangkan yang sering kau alami atau bertemu dengan orang-orang yang menjengkelkan, egois dan sikap yang tidak mengenakkan. Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang dikecewakan, disakiti, tidak dipedulikan/dicuekin, tidak dihargai, atau bahkan mungkin dicaci dan dihina.</p>
<p>Yang paling berharga adalah.Sebenarnya orang2 tsb. sedang mengajarimu untuk melatih membersihkan hati dan jiwa, melatih untuk menjadi orang yang sabar dan mengajarimu untuk tidak berprilaku seperti itu.</p>
<p>Mungkin Tuhan menginginkan kau bertemu orang dengan berbagai macam karakter yang tidak menyenangkan sebelum kau bertemu dengan orang yang menyenangkan dalam kehidupanmu dan kau harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu yang telah mengajarkan sesuatu hidupmu.</span></span></p>
<p>Ind siesta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=41&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/10/10/yang-engkau-alami-selama-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengeluh&#8230;</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/10/10/mengeluh/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/10/10/mengeluh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 01:21:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Today's Word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak bisa berkata-kata sama sekali. Sebelum kita mengeluh tetang rasa dari makanan kita, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. Sebelum kita mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan. Sebelum kita mengeluh bahwa Anda mungkin buruk, pikirkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=37&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="parBody"><span style="font-size:11px;">Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak bisa berkata-kata sama sekali.</span></span></p>
<p>Sebelum kita mengeluh tetang rasa dari makanan kita, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh bahwa Anda mungkin buruk, pikirkan tentang seseorang yang ada pada tingkat yang terburuk dalam hidupnya.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh tentang pasangan kita, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepaada Tuhan untuk diberikan teman hidup.</p>
<p>Hari ini&#8230;<span id="more-37"></span></p>
<p>Sebelum kita mengeluh tentang hidup kita, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat. Banyakkan belakangan ini teman-teman kita yang masih begitu muda&#8230; Lah kok meninggalnya cepat sekali.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tapi dirinya mandul.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh tentang rumah kita yang kotor karena pekerja rumah tangga tiodak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh tentang jauhnya kita telah menyetir mobil, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.</p>
<p>Dan&#8230;</p>
<p>Disaat kita lelah dan mengeluh tentang pekerjaan kita, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat, yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita.</p>
<p>Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa.</p>
<p>Beberapa kali saya pernah ditanya oleh seseorang, mungkin Anda pernah tahu bahwa dalam kehidupan saya yang dulu. Saya pernah mengalami sebuah penyakit yang hampir-hampir saja membuat saya tidak ketemu Anda hari ini.</p>
<p>Kemudian banyak orang bertanya, kenapa bisa bertahan? Karena saya tertawa. Saya banyak tertawa. Mungkin saat itu banyak orang yang tidak tahu bahwa saya sakit.</p>
<p>Oh&#8230; tertawa itu menyembuhkan</p>
<p>Iya&#8230; tertawa itu menyembuhkan. Dan saya selalu mengatakan, ”Saya melihat banyak orang yang sakit jauh lebih parah dari saya dan mereka bertahan. Dan saya mengambil pelajaran yang luar biasa dari kehidupan itu”.</p>
<p>Jadi kalau Anda hanya pilek atau kesleo, atau sakit lutut biasa saja, tapi Anda mengeluh saja dengan hidup Anda. Mungkin, Insyaallah&#8230; Anda akan meninggal lebih dulu dari pada orang yang sakit jauh lebih berat dari Anda.</p>
<p>Berhentilah mengeluh. Hidup itu luar biasa. Hidup itu indah.</p>
<p>Dan nikmatilah anugerah hidup yang hari ini Anda dapatkan di depan mata Anda.</p>
<p>Ind siesta&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=37&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/10/10/mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KUPU KUPU</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/04/28/kupu-kupu/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/04/28/kupu-kupu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 08:40:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=27&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.</p>
<p align="justify">Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, serta sayap-sayap yang mengerut. Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Sayang, semuanya tak pernah terjadi.</p>
<p align="justify">Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil tersebut adalah cara Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya. Sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.</p>
<p align="justify">Kadang, perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin malah melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.</p>
<p align="justify">Saya memohon kekuatan, dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.</p>
<p align="justify">Saya memohon kebijakan, dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.</p>
<p align="justify">Saya memohon kemakmuran, dan Tuhan memberi saya otak dan tenaga untuk bekerja.</p>
<p align="justify">Saya memohon keteguhan hati, dan Tuhan memberi saya bahaya untuk diatasi.</p>
<p align="justify">Saya memohon cinta, dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.</p>
<p align="justify">Saya memohon kemurahan/kebaikan hati, dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.</p>
<p align="justify">Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya mendapatkan segala yang saya butuhkan.</p>
<p align="justify">====================================================================</p>
<p align="justify">(diambil dari malajah Paras&#8217; No.20/Tahun II Mei 2005)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kusumawardani.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kusumawardani.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=27&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/04/28/kupu-kupu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan singkirkan kado itu..</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/04/21/jangan-singkirkan-kado-itu/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/04/21/jangan-singkirkan-kado-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 01:40:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada orang yang bisa menyenangkan semua orang. Terkadang atau mungkin sering, kita menerima kado yang tidak kita suka. Lalu, hendak kita apakan hadiah yang tak berkenan di diri kita itu? Bingung? Untuk berkompromi dengan pemberian yang tak sesuai dengan selera kita, ada sejumlah saran. 1. Tanamkanlah rasa terima kasih di diri kita, lepas dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=23&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="parBody"><span style="font-size:11px;">Tak ada orang yang bisa menyenangkan semua orang. Terkadang atau mungkin sering, kita menerima kado yang tidak kita suka. Lalu, hendak kita apakan hadiah yang tak berkenan di diri kita itu? Bingung? Untuk berkompromi dengan pemberian yang tak sesuai dengan selera kita, ada sejumlah saran.</span></span></p>
<p>1. Tanamkanlah rasa terima kasih di diri kita, lepas dari kita suka atau tidak akan hadiah itu. Hargailah si pemberi yang sudah mencurahkan perhatian serta membelanjakan waktu dan uangnya untuk kita, seburuk apapun seleranya.</p>
<p>2. Camkanlah bahwa pemilihan yang dilakukan oleh si pemberi atas barang itu bersifat sangat subyektif, bergantung kepada cita rasa pribadinya.</p>
<p>3. Kado itu dari siapa? Kalau yang memberinya orang-orang tersayang kita, seperti anak atau kakek-nenek kita, pertahankanlah hadiah tersebut karena alasan sentimentalnya. Kita kan tak akan mati cuma gara-gara sekali-sekali mengenakan sweater bergambar teddy bear demi menyenangkan hati mereka?</p>
<p>4. Jangan menghadiahi lagi pemberian yang kita tidak suka kepada orang-orang lain yang kita sayangi. Lebih baik anda menyumbangkannya dalam rangka aksi amal.</p>
<p>5. Namun, yang lebih penting dari semua itu, bagaimanapun cara kita menyingkirkan kado itu, kita akan mengguncang si pemberi ketika ia tahu. Betapa tidak? Ia merasa telah membuat sebuah pilihan yang bagus. Seberapa sih kita rugi kalau mendapat sesuatu yang bukan kesukaan kita, dibandingkan dengan jika kita menimbulkan masalah dan membuat sakit hati si pemberi?</p>
<p>from : ind siesta</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kusumawardani.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kusumawardani.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=23&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/04/21/jangan-singkirkan-kado-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>teori sih pinter, praktek ?</title>
		<link>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/03/28/teori-sih-pinter-praktek/</link>
		<comments>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/03/28/teori-sih-pinter-praktek/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 02:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kusumawardani</dc:creator>
				<category><![CDATA[cUap cUap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kusumawardani.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[wah, dah lama ni gw gak ngisi ini blog. Akhir-akhir ini dah mulai sibuk, dah mulai ngerasain deadline, meskipun gak se &#8220;hactic&#8221; dulu. Cuma pgen cerita tentang kejadian yg terjadi akhir-akhir ini, yup beberapa hari yang lalu gw dpet kritik dri temen, kalo gw ternyata cuma pinter secara teori tapi praktek gak da apa2nya. Sempet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=20&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah, dah lama ni gw gak ngisi ini blog. Akhir-akhir ini dah mulai sibuk, dah mulai ngerasain deadline, meskipun  gak se &#8220;hactic&#8221; dulu. Cuma pgen cerita tentang kejadian yg terjadi akhir-akhir ini, yup beberapa hari yang lalu gw dpet kritik dri temen, kalo gw ternyata cuma pinter secara teori tapi praktek gak da apa2nya. Sempet sedih juga sih nerima kritikan itu bukan karena gak mau nerima kritik, tpi ini bkn pertama  kalinya gw dikritik  tentang hal yang sama, gw sedih karena masih juga blm merubah sikap.</p>
<p>Teori dah banyak didapet dari buku, artikel, tausiyah, wah bnyak deh, tpi apalah arti sebuah ilmu kalo tidak diamalkan.</p>
<p>&#8220;Hendaklah kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. Bukan dari tumpukan naskah yang dihasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut dlm diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi dari amal yang keluar dari setiap desah nafas kita&#8221; (Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah).</p>
<p>Hmm, i&#8217;m not a perfect person, but i will try to be a good person. Tiada hari tanpa belajar, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Semua kritikan yang sampai kepada diriku ini, semua karena kehendakMU, dan sebagai bukti kasih sayangMu kepada setiap mahlukNya. GENBATE girl&#8230;..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kusumawardani.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kusumawardani.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kusumawardani.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kusumawardani.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kusumawardani.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kusumawardani.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kusumawardani.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kusumawardani.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kusumawardani.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kusumawardani.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kusumawardani.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kusumawardani.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kusumawardani.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kusumawardani.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kusumawardani.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kusumawardani.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kusumawardani.wordpress.com&amp;blog=2665565&amp;post=20&amp;subd=kusumawardani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kusumawardani.wordpress.com/2008/03/28/teori-sih-pinter-praktek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29387c5b4c2b1fdff19b6c9c54062e1f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wardHani</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
